Senin, 16 Februari 2009

RADIO

Radio adalah teknologi yang digunakan untuk pengiriman sinyal dengan cara modulasi dan radiasi elektromagnetik (gelombang elektromagnetik). Gelombang ini melintas dan merambat lewat udara dan bisa juga merambat lewat ruang angkasa yang hampa udara, karena gelombang ini tidak memerlukan medium pengangkut (seperti molekul udara).
Penggunaan awal radio adalah maritim, untuk mengirimkan pesan telegraf menggunakan kode Morse antara kapal dilaut dan stasiun di darat. Salah satu pengguna awal termasuk Angkatan Laut Jepang memata-matain armada Rusia pada saat Perang Tsushima di 1901. Salah satu penggunaan yang paling di kenang adalah pada saat tenggelamnya RMS Titanic pada tahun 1912, termasuk komunikasi antara operator di kapal yang tenggelam dan kapal terdekat, dan komunikasi ke stasiun darat yang terselamatkan.
Radio digunakan untuk menyalurkan perintah dan komunikasi antara Angkatan Darat dan Angkatan Laut pada Perang Dunia II, Jerman menggunakan komunikasi radio untuk pesan diplomatik ketika kabel bawah lautnya dipotong oleh Britania. America Serikat menyampaikan 14 pokok Presiden Woodrow Wilsen kepada Jerman melalui radio ketika Perang.
Siaran mulai dilakukan pada 1920-an, dengan populernya pesawat radio,terutama di Eropa dan Amerika Serikat. Selain siaran, siaran titik ke titik, termasuk telepon dan siaran ulang program radio, menjadi populer pada 1920-an dan 1930-an .
Penggunaan radio dalam masa sebelum perang adalah pengembangan pendeteksian dan pelokasian pesawat dan kapal dengan penggunaan radar.
Pada era informasi yang kita alami, bermacam sarana telekomunikasi berkembang sangat pesat dengan mudah kita dapatkan . Dari telepon kabel, seluler, sehingga satelit berkembang dengan pesatnya sehingga kita bisa menikmatinya . Sementara itu, keaadan yang sebaliknya terjadi pada perkembangan komunikasi radio, yang seakan semakin terpinggirkan sehingga sedikit yang memanfaatkan sarana komunikasi yang pernah mempunyai peran penting pada era tahun 1940-an ini. Khususnya komunikasi radio pada bandHF(high frequency, 3-30 MHz) dan VHF-rendah(very high frequency. 30-50 MHz) semakin sedikit orang yang mengenal dan menggunakannya. Namun, sesungguhnya masih banyak kegunaan dari perangkat komunikasi marginal tersebut.

Gelombang radio pada frekuensi 3-50 MHz dapat dipantulkan oleh lapisan ionosfer, suatu lapisan yang terbentuk dari ion dan elektron pada ketinggian sekitar 60 km sampai dengan 600 km diatas permukaan bumi. Denagn pemantulan oleh lapisan ionosfer ini, maka komunikasi radio pada band ini bisa mencapai jarak lebih dari 2000 km tanpa perangkat pemancar ulang ( repeater ) . Ini berbeda dengan komunikasi pada band VHF-tinggi(50-300 Mhz) dan UHF(300-3000Mhz). Untuk mencapai jarak yang jauh, maka komunikasi band ini memerlukan perangkat repeater, dan untuk band orde gigahertz (lebih dari 1.000 MHz) bisa memanfaatkan satelit sebagai " Pemantul " dan " Penguat " buatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar